1. Profil Singkat
MI Miftahul Huda berdiri pada tahun 1980 berdasarkan SK PCNU Kabupaten Tuban. Berdiri di atas tanah seluas 576 M persegi hasil wakafan dari warga setempat. Madrasah ini berjarak kurang lebih 15 Km dari Kecamatan dan sekitar 24 Km dari Kota Kabupaten. Letaknya memang pedalaman di lereng gunung Dingklik. Seiring dengan perkembangan zaman, MI mengalami perkembangan yang pesat baik dari segi bangunan maupun jumlah murid hingga saat ini jumlah murid mencapai 280 siswa. Selama berdiri sudah 5 orang yang pernah menjadi kepala madrasah diantaranya adalah K. Abdul Rohim, K. Marcham, K. Hirjan, K. Fithon, dan K. Lilik Suwarno.
2. Guru dan Tenaga Kependidikan
Pada tahun pelajaran 2022/2023 jumlah guru dan tenaga kependidikan adalah 14 orang, dengan jumlah murid 280 siswa. Rata-rata jumlah siswa perkelas adalah 46 siswa yang tergabung dalam 11 rombel.
3. Kebiasaan Madrasah
Di samping madrasah ada sebuah masjid yang megah, namanya masjid Nurul Huda. Masjid ini tempat kegiatan keagamaan siswa diantaranya adalah sholat dhuha, istighotsah, dan sholat dhuhur berjama'ah serta peringatan hari besar agama. Untuk membiasakan amaliah orang NU, madrasah mengadakan istighotsah setiap hari Jumat pagi, sholat dhuha setiap pagi, dan sholat dhuhur berjama'ah setiap hari.
![]() |
![]() |
| Istighotsah berjama'ah |
4. Ektra kurikuler
Seperti halnya madrasah-madrasah pada umumnya, MI Miftahul Huda juga mempunyai kegiatan ekstra kurikuler diantaranya adalah
a. Pramuka
Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang merupakan organisasi kepanduan yang fokus pada pengembangan karakter, keterampilan, dan kegiatan sosial bagi para anak muda. Pramuka memiliki tujuan untuk membantu membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab.
b. Seni Hadroh
Hadroh adalah seni pertunjukan musik dan tari yang berasal dari tradisi Islam, terutama di kalangan masyarakat Jawa. Seni ini sering dipertunjukkan dalam acara-acara keagamaan, perayaan, dan acara-acara khusus lainnya.
c. Tafidz
Tahfidz adalah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "menghafal". Dalam konteks Islam, tahfidz merujuk pada kegiatan menghafal Al-Qur'an, kitab suci umat Islam. Proses tahfidz melibatkan menghafal setiap ayat dan surat Al-Qur'an dengan tepat dan akurat, termasuk tajwid (pengucapan yang benar) dan makhraj (tempat keluarnya huruf-huruf Arab). Tahfidz memiliki tujuan utama untuk menjaga, memelihara, dan merawat teks Al-Qur'an agar tidak hilang atau berubah dari generasi ke generasi.


.jpeg)



.jpeg)








